Premiere 5 Film Antologi Eagle Awards "Bagimu Indonesia"

Jakarta, 13 September 2011

Eagle Awards Documentary Competition 2011 saat ini telah sampai pada tahap premiere 5 film yang disutradarai oleh kelima pasang finalis yang masing-masing berasal dari Timika - Papua, Kupang - Nusa Tenggara Timur, Jakarta, Padang - Sumatera Barat dan Aceh. Pemutaran perdana kelima film tersebut dilakukan pada hari Selasa, 13 September 2011, bertempat di Auditorium 2, Blitz Megaplex, Central Park Jakarta. Premiere Film Eagle Awards 2011 ini Direktur Utama Metro TV,  Direktur Pemberitaan Metro TV, akademisi, pemerhati film dokumenter dan juga lebih dari 300 orang penonton. Kelima film tersebut adalah :

1.Judul Film:  “MUTIARA PESISIR PANTAI”

Sutradara  : Belo

Daerah : Timika, Papua

Mengisahkan perjuangan pekerja kesehatan dan mama-mama kader (tenaga relawan dari warga IPAYA) dalam memberikan pendidikan dan pelayanan kesehatan dengan peralatan serba terbatas, akses transportasi terbatas, kondisi alam yang susah diprediksi dan kearifan lokal tentang kesehatan di daerah pesisir pantai IPAYA distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika Papua.

2. Judul film :“ADEUS TIMOR LOROSAE”

directed by : M.Zulfi Ifani & Kurnia Ramadhani

Hidup mandiri adalah kunci masyarakat pasca konflik untuk segera melepaskan diri dari kesengsaraan dan ketergantungan terhadap bantuan, film ini bercerita tentang usaha warga baru eks Timor-Timur di kamp pengungsian Naibonat, Kupang Timur, Nusa Tenggara Timur untuk hidup mandiri di segala bidang, ditunjukan oleh usaha Fransisco Ximenes yang memberdayakan hampir segala aspek kehidupan warga baru.

3.  “PRESIDEN REPUBLIK ABU-ABU”

Sutradara : Afif Ridai & Mutiara Paramitha Andika

Daerah : Jakarta

Film ini bercerita tentang perjuangan Ricardo Hutahahea dalam menyelesaikan persoalan warga kampung beting yang berstatus gray area untuk mendapatkan pengakuan Negara atas hak-hak sipil warga kampong beting.

 

4.  “HUTANKU SEKOLAHKU”         

Sutradara : David Suryadi & Roberto Satyadi

Daerah : Padang, Sumatra Barat

bercerita tentang sekelompok orang yang peduli akan pendidikan di pedalaman hutan siberut tepatnya di suku Mentawai. sebuah yang merasa terabaikan oleh pemerintah.

5. ”GARAMKU TAK ASIN LAGI”

Sutradara : Azhari & Jamaluddin Phona

Daerah : Aceh

Sekelompok perempuan Aceh yang mayoritasnya adalah janda, berusaha mempertahankan produksi garam lokal Aceh dengan cara tradisional ditengah monopoli garam impor.

film-film tersebut masih bisa disaksikan di Blitz Megaplex Central Park dan Paris Van Java Bandung mulai tanggal 15 - 18 September 2011, dan pemilihan film terbaik akan diumumkan pada acara malam penganugrahan pada tanggal 28 oktober 2011 di Metro TV.

 

Panitian EADC 2011

 

Latest Stories

  • PENGUMUMAN 23 PROPOSAL TERBAIK EAGLE AWARDS 2012” INDONESIA TANGGUH”.
    Read More
  • PENGUMUMAN 50 BESAR PROPOSAL EAGLE AWARDS 2012” INDONESIA TANGGUH”.
    Read More
  • SELEKSI PROPOSAL 50 BESAR EADC 2012 "INDONESIA TANGGUH" .
    Read More
  • Pendaftaran Eagle Awards 2012 Indonesia Tangguh.
    Read More

Twitter