_

Yuli Andari M. & Anton Susilo – Yogyakarta
Sinopsis:
Pacuan kuda adalah tradisi rakyat yang populer di Sumbawa. Para pengendara kuda adalah anak-anak yang nasibnya tidak sebagus para pemilik kuda. Joki kecil harus menaiki kuda liar tanpa peralatan keamanan yang memadai dengan imbalan yang tidak seberapa. Orang-orang yang berperan dalam pacuan kuda ini, ikut andil dalam arena kemenangan, kebanggaan, perjudian dan kepedihan.
Biodata Pemenang 1, Eagle Award 2005:
¤ Yuli Andari Merdikaningtyas
¤ Lahir : Sumbawa Besar 29 Juli 1980
¤ Redaktur Pelaksana KUNCI Cultural Studies Center, Yogyakarta
Motivasi terbesar Yuli Andari mengikuti program Documentary Competition 2005 ini adalah untuk mengasah kemampuan dalam proses produksi film documenter mulai dari pengembangan ide, riset visual, shooting, editing sampai pemutaran. Selain itu Yuli juga ingin belajar dan mengamati produksi film documenter yang dilakukan oleh televisi, bekerjasama dengan TIM secara professional dan mengangkat isu local yang selama ini kurang diperhatikan untuk menjadi tema film documenter.
Pengalaman lain Yuli dalam pembuatan film dokumenter diantaranya adalah mengikuti workshop dan mendapatkan beasiswa produksi film documenter “ Kickstart! 2005 : Tradisi dan Modernitas ” yang diselenggarakan In-Docs, 31 Mei – 17 Juli 2005 di Yogyakarta .
¤ Anton Susilo
¤ Lahir : Yogyakarta, 18 Desember 1979
Sebagai pemula dalam produksi film documenter, Anton mempunyai motivasi untuk mengenal lebih dalam dan mempertajam pengetahuan tentang pembuatan film documenter dengan cara yang baik dan benar. Pengalaman lain Anton dalam pembuatan film documenter diantaranya adalah mengikuti workshop dan beasiswa produksi film documenter “ Kickstart! 2005 : Tradisi dan Modernitas ” yang diselenggarakan In-Docs, 31 Mei – 17 Juli 2005 di Yogyakarta .